BLOGS

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:14

Teknik memasak gastronomi molekuler dalam proses penyajian makanan akhir-akhir ini sedang naik daun. Bagaimana tidak, makanan yang dihasilkan melalui proses ini terbilang sangat unik. Anda tidak akan mengira bahwa suatu makanan yang lumrah disajikan dengan metode tradisional, dapat diubah menjadi suatu hidangan yang fantastis. Teknik memasak yang satu ini memanfaatkan proses fisika dan kimiawi. Penggabungan antara keduanya, menghasilkan wajah baru dari suatu olahan pangan. Salah satu contohnya adalah artificial caviar yang terbuat dari jus buah, es krim nitrogen yang menghasilkan asap saat Anda memakannya, dan masih banyak yang lainnya. Gastronomi molekuler sudah lama dipopulerkan oleh ilmuwan Nicholas Kurti dan Herve This pada tahun 1988. Ada 5 hal yang menjadi perhatian dari teknik memasak gastronomi molekuler, yaitu  sight  (tampilan),  hearing  (suara),  smell  (aroma),  taste  (rasa), dan  touch  (tekstur). Sight  merupakan kesan awal dari sebuah makanan sebelum memutuskan untuk mencobanya.  Hearing  adalah suara yang dihasilkan dari suatu makanan misalnya kerenyahan. Kemudian aroma yang merangsang untuk meningkatkan nafsu makan. Dan tekstur yang bisa dirasakan oleh lidah seperti kelembutan dari suatu makanan. Baca juga:  Cari Tahu Contoh Makanan Gastronomi Kekinian di Indonesia Teknik Memasak Gastronomi Molekuler Teknik molekuler sendiri ada banyak macamnya. Setiap macam teknik menghasilkan olahan pangan yang unik dan menambah daya tarik untuk mencicipinya. Berikut macam-macam teknik gastronomi molekuler. 1.         Spherification Teknik pertama dari gastronomi adalah spherification. Teknik ini digunakan dalam proses pembuatan  artificial caviar  atau caviar buatan. Lapisan semi padat dibalut dengan membran tipis yang terbuat dari cairan sehingga menghasilkan bulatan seperti bola atau telur. Bahan utama dalam proses ini adalah Natrium Alginat dan Kalsium Klorida. Anda dapat menemukan Natrium Alginat pada rumput laut. Sedangkan Kalsium Klorida adalah garam khusus yang digunakan untuk pembuatan keju. 2.         Foam Foam  atau busa merupakan salah satu jenis teknik gastronomi. Foam ini terbuat dari makanan cair seperti sup atau jus yang kemudian diberi campuran stabilisator agar menghasilkan foam yang tidak mudah kempes. Stabilisator untuk pembuatan  foam  biasanya menggunakan agar-agar, lemak, atau putih telur. Salah satu makanan yang menggunakan teknik ini adalah  curry foam . 3.         Gelling Teknik selanjutnya adalah  gelling  dimana makanan yang dihasilkan berbentuk seperti gel. Tekstur gel sendiri adalah berair, agak padat, kenyal, dan lentur. Bahan baku yang dipakai dalam teknik ini adalah agar-agar, gelatin, dan putih telur. 4.         Infusion Teknik ini terbilang mudah karena Anda hanya membutuhkan beberapa bahan yang tidak sulit untuk dicari. Bahan yang biasanya digunakan adalah rempah atau buahan-buahan yang kemudian dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lalu ditutup dan didiamkan selama beberapa minggu. Selama proses pendiaman, sesekali Anda perlu mengaduknya agar semua bahan tercampur sempurna. Kemudian, jika waktunya tiba, Anda hanya perlu mengeluarkan rempah atau buah-buahan tersebut sehingga menyisakan airnya saja. Air tersebutlah yang menjadi salah satu contoh olahan menggunakan teknik gastronomi. Baca juga:  Ini Dia Cara Agar Coklat Tidak Mudah Meleleh 5.         Sous Vide Sous vide hanya memerlukan tiga langkah saja untuk proses pembuatannya. Pertama, Anda memerlukan bahan pangan yang dimasukkan ke dalam kantong  ziplock . Kemudian masukkan  waterbath  dan atur suhunya sesuai dengan jenis bahan pangan yang hendak diolah. Dan terakhir, masukkan bumbu pelengkap untuk menambahkan rasa. Setiap bahan panganan memiliki suhu dan waktu pengolahan yang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan bahan untuk membuat masakan gastronomi molekuler, maka Anda bisa mengandalkan produk Global Solusi Ingredia. Seperti halnya  stabilizer  dan bahan pangan lain. Semua produk GSI sudah mengantongi izin BPOM dan bersertifikat halal. Yuk, penuhi kebutuhan bahan pangan menggunakan produk Global Solusi Ingredia.

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:13

Pernah mendengar makanan gastronomi? Makanan gastronomi adalah makanan yang dibuat dengan teknik penggabungan antara fisika dan kimia. Dari penggabungan teknik tersebut, menghasilkan kreasi makanan baru yang tidak pernah diduga sebelumnya. Jenis makanan ini tentu saja menarik banyak perhatian dari masyarakat yang ingin mencobanya. Di Indonesia sendiri sudah banyak makanan gastronomi yang diperjualbelikan. Mulai dari pedagang kaki lima hingga sekelas restoran. Karena merupakan teknik memasak yang baru, cara pembuatannya pun terbilang asing dan masih sedikit yang berani mengolahnya. Nah, untuk Anda yang penasaran dengan aneka macam masakan gastronomi, di bawah ini merupakan beberapa contoh makanan gastronomi di Indonesia yang patut Anda coba. Baca juga:  Ini Dia Cara Agar Coklat Tidak Mudah Meleleh 1.         Artificial Caviar Siapa yang tidak mengenal dengan caviar. Telur ikan sturgeon yang berwarna merah merona yang dijual mahal di restoran-restoran mewah. Bagi Anda yang ingin menikmati caviar, Anda harus merogoh kocek yang sangat dalam. Akhir-akhir ini, ada yang namanya  artificial caviar  alias caviar buatan. Ya, caviar yang satu ini tidak berasal dari ikan sturgeon. Akan tetapi melalui proses gastronomi. Telur ini sejatinya adalah jus buah yang kemudian memanfaatkan reaksi kimia untuk menghasilkan gelembung-gelembung sehingga membentuk bulatan menyerupai caviar. 2.         Es Krim Nitrogen Anda pasti pernah menjumpai es krim nitrogen di pasar malam. Es krim nitrogen merupakan salah satu contoh makanan gastronomi yang ada di Indonesia. Es krim ini memanfaatkan nitrogen cair untuk mendinginkan adonan es krim. Jadi, ketika Anda memakannya ada kepulan asap yang keluar dari mulut Anda. Pembuatan es krim nitrogen ini dinilai lebih efisien karena proses pendinginannya lebih cepat. Selain itu, dari segi teksturnya es krim ini lebih lembut dibandingkan dengan es krim tradisional. 3.         Curry Foam Mungkin Anda pernah memakan kari sebagai bagian dari menu sehari-hari. Tapi pernahkah Anda memakan kari dalam bentuk foam? Ya, saat ini Anda bisa menikmati sajian kari dengan cara yang berbeda. Kari yang biasanya cair kini dirubah menjadi bentuk foam menggunakan teknik gastronomi. Anda pasti akan merasakan sensasi yang berbeda saat memakannya. 4.         Es Teh Lemon Panas Es teh panas mungkin dulu menjadi sebuah bahan bercandaan dan mustahil untuk menghasilkan sajian seperti itu. Namun sekarang sajian seperti itu benar-benar ada karena menggunakan teknik gastronomi. Bagaimana rasanya? Saat Anda meminum es teh lemon panas, Anda akan merasakan sensasi panas dan dingin sekaligus dalam sekali teguk. Unik bukan? 5.         Fruit Spaghetti Bagi Anda pecinta  spaghetti , Anda wajib mencoba  fruit spaghetti . Pasalnya,  spaghetti  yang satu ini tidak terbuat dari adonan tepung, akan tetapi berbahan dasar buah. Tekstur yang dihasilkan lebih mirip dengan jeli, namun memiliki bentuk yang sama seperti  spaghetti .  Fruit spaghetti  merupakan contoh makanan gastronomi di Indonesia yang patut Anda coba. Baca juga:  Es Krim dengan Emulsifier yang Mudah Pasti Berhasil 6.         White Chocolate Spaghetti Selain  fruit spaghetti , ada juga white  chocolate spaghetti . Dari tampilannya tidak ada yang berbeda. Hanya saja bahan bakunya yang berbeda. Untuk yang satu ini, bahan bakunya adalah cokelat putih. Nah, untuk kamu yang suka dengan cokelat putih, kamu harus mencoba hidangan yang satu ini. Untuk Anda yang ingin mencoba membuat kreasi spaghetti menggunakan cokelat, Anda bisa mencoba cokelat dari Global Solusi Ingredia, GLOMUL PGPR 50. Cokelat yang dihasilkan sudah mendunia dan tidak diragukan lagi kualitasnya. Anda bisa melihat produknya di sini.

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:11

Coklat adalah camilan sejuta umat. Selain bisa menghilangkan stres, coklat seringkali digunakan sebagai kado atau perwakilan untuk mengungkapkan cinta. Saking banyaknya peminat coklat, tidak heran jika beraneka macam produk olahan coklat banyak ditemui di sekitar kita. Sayangnya, seringkali coklat yang sudah dibeli cepat meleleh. Sehingga merusak bentuk dari coklat itu sendiri. Akan tetapi ada banyak cara agar coklat tidak mudah meleleh. Cara ini sangat mudah untuk dipraktikkan dan bermanfaat untuk Anda yang punya stok coklat melimpah di rumah. Cara Agar Coklat Tidak Mudah Meleleh Di bawah ini adalah cara untuk mengatasi coklat agar tidak mudah meleleh. Khususnya untuk Anda yang mempunyai usaha di bidang produksi coklat. Baca juga:  Es Krim dengan Emulsifier yang Mudah Pasti Berhasil 1.         Jangan Terkena Sinar Matahari Langsung Coklat mudah meleleh jika terkena sinar matahari langsung. Maka dari itu hindari tempat-tempat yang biasanya terkena sinar matahari seperti jendela. Jika Anda memiliki outlet untuk meletakkan beberapa contoh produk olahan coklat, sebaiknya beri jarak antara jendela dengan  display  untuk meminimalisir cahaya yang masuk. 2.         Hindari Tempat yang Panas Coklat tidak cocok diletakkan di tempat – tempat yang panas seperti di dekat kompor,  magic com , di atas kulkas, bagasi mobil, atau tempat-tempat panas lainnya. Tempat – tempat  tersebut bisa membuat coklat berubah bentuk alias meleh dan tampilannya akan menjadi jelek. 3.         Simpan di Suhu yang Tepat Suhu yang ideal untuk menyimpan coklat agar tidak mudah meleleh berkisar 15 – 20 derajat. Suhu ini bisa Anda  setting  jika menggunakan ruangan yang ber-AC. Itulah alasan kenapa toko – toko yang menjual produk olahan coklat biasanya memiliki pendingi udara untuk menjaga tekstur dari coklat itu sendiri. 4.         Simpan di Kulkas Sebenarnya, menyimpan di ruangan ber-AC lebih baik jika dibandingkan dengan menyimpan coklat di kulkas. Karena jika coklat disimpan dikulkas akan menjadi sangat lembab. Efeknya, ketika dikeluarkan dari kulkas coklat akan mengembun. Selain itu, rasa dan aroma dari coklat itu sendiri akan berkurang. Sehingga akan meninggalkan rasa manis saja. Akan tetapi, untuk Anda yang tidak memiliki ruangan ber-AC, menyimpan coklat ke dalam kulkas adalah cara terbaik. Akan tetapi, jangan menyimpannya di  freezer . Cukup di rak paling bawah. 5.         Melapisi dengan Benda yang Tebal Melapisi dengan benda yang tebal menjadi salah satu cara agar coklat tidak mudah meleleh. Cara ini bisa Anda gunakan ketika hendak mengirim coklat ke suatu tempat. Fungsinya adalah untuk menjaga suhu coklat agar tetap ideal dan terhindar dari sinar matahari langsung. Benda yang bisa Anda gunakan misalnya box kayu atau kardus yang tebal. 6.         Gunakan Pembungkus Coklat Cara paling mudah agar coklat tidak mudah meleleh adalah dengan memasukkan kembali pada kemasannya. Kemasan coklat biasanya terbuat dari aluminium foil. Kemasan ini mampu menjaga agar coklat tidak cepat meleleh. Baca juga:  Mengecek BPOM dan Kehalalan Industri Bahan Pangan 7.         Langsung di Makan Tidak ada cara lain yang paling simpel untuk dilakukan selain langsung memakan habis coklat yang ada. Ketimbang menyimpannya dalam freezer, sebaiknya segera habiskan sisa coklat yang sudah Anda makan. Selain cara di atas, Anda bisa menggunakan produk coklat yang berkualitas. Salah satunya adalah produk coklat dari Global Solusi Ingredia. Yang merupakan produsen produk coklat dan sudah diterima secara luas hingga Internasional. Anda bisa menemukan produknya seperti pelapis coklat untuk es krim  di sini .

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:07

Emulsifier  adalah salah satu bahan makanan yang biasanya digunakan untuk mencampurkan adonan yang berbahan air dan lemak seperti  ice cream .  Ice cream  memiliki tekstur lembut dan meleleh di mulut karena efek  emulsifier  ini. Selain itu, berkat bahan makanan tersebut, tekstur  ice cream  tetap terjaga saat disimpan di dalam  freezer . Emulsifier  sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu alami dan sintetis. Kuning telur merupakan  emulsifier  alami. Sayangnya, ada orang yang alergi terhadap telur. Maka dari itu, muncullah versi sintetisnya sebagai solusi untuk mereka yang alergi telur. Contohnya adalah  mono – dan  digliserida , polisorbat 80, dan molekul glukosa atau ester sukrosa. Di Indonesia sendiri, pengemulsi yang paling banyak dipakai adalah TB, Ovalet, dan SP. Walaupun sama-sama bertugas sebagai pengemulsi, akan tetapi pada praktiknya penggunaan ketiga bahan tersebut tidaklah sama. Tergantung dari bahan-bahan apa yang dipakai untuk membuat suatu makanan. SP biasanya digunakan untuk adonan yang telurnya dikocok terlebih dahulu sampai mengembang, lalu dicampurkan dengan SP agar telur tidak turun ke bawah adonan. Ovalet untuk adonan yang bahan-bahannya lebih kompleks. Dan TB untuk adonan yang mentega dan gulanya diaduk terlebih dahulu. Baca juga:  Simak Tips Cake Anti Gagal Berikut Ini! Namun, ketiganya memiliki kesamaan secara fungsi. Pertama, untuk menyatukan cairan dan lemak karena pada dasarnya kedua bahan tersebut sulit untuk menyatu. Kedua, membuat tekstur menjadi lebih lembut. Dan yang ketiga, sebagai bahan pengawet karena bisa memperpanjang usia penyimpanan produk. Pembuatan Es Krim dengan Emulsifier Untuk yang ingin membuat  ice cream  untuk keperluan usaha atau dikonsumsi pribadi, Anda bisa melihat resep di bawah ini. Bahan-bahan yang diperlukan: 1.   3  sachet  susu kental manis atau setara dengan 12 sendok makan 2.   2  sachet  susu bubuk 3.   10 sendok makan gula pasir 4.   500 ml air 5.   2 sendok makan maizena 6.   ½ gelas air hangat 7.   1 sendok teh garam 8.   1 sendok makan SP ( emulsifier ) Cara membuat: 1.   Siapkan semua bahan. 2.   Masukkan semua bahan ke dalam panci, kecuali maizena, air hangat, dan SP. Masak hingga mendidih. 3.   Kemudian, larutkan maizena dengan air hangat. 4.   Setelah adonan mendidih, matikan api lalu masukkan maizena yang sudah dilarutkan tadi sembari diaduk-aduk sampai rata. 5.   Tuang adonan yang ada di panci ke wadah. Tunggu sampai dingin sebelum dimasukkan ke dalam  freezer . 6.   Setelah adonan beku, keluarkan dari  freezer  lalu hancurkan dengan sendok. 7.   Campurkan dengan SP dan  mixer  dengan kecepatan yang tinggi. Adonan bisa mengembang hingga 5x lipat jika adonan mengembang dengan sempurna. 8.   Campurkan lagi dengan perasa yang diinginkan dan  mixer  kembali dengan kecepatan rendah sampai tercampur rata. 9.   Masukkan kembali ke dalam wadah dan simpan ke dalam  freezer  hingga benar-benar beku. 10.    Ice cream  siap untuk dinikmati. Baca juga:  Mengecek BPOM dan Kehalalan Industri Bahan Pangan Ice cream  yang Anda buat tidak akan sebeku es batu karena peran emulsi yang tercampur pada adonan. Bahan ini sangat penting untuk digunakan, jadi jangan sampai Anda melewatkannya. Selain  ice cream , pengemulsi juga bisa digunakan untuk makanan lain seperti kue. Pengemulsi dapat meningkatkan kualitas produk Anda, dari segi rasa maupun hasilnya. Dan yang paling penting adalah mengurangi biaya produksi. Untuk pengemulsi  ice cream  selain SP, Anda bisa menggunakan Glomul EPB 7014 dari Global Solusi Ingredia untuk meningkatkan stabilitas pembekuan. Anda bisa menemukan produknya  di sini .  

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:05

Saat ini kebutuhan akan bahan pangan sangatlah tinggi, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bahan pangan yang diimpor dari luar negeri. Akan tetapi permasalahan kian meningkat dengan banyaknya bahan pangan yang masuk sehingga ada keresahan di masyarakat akan jaminan kualitas dan kehalalannya. Seharusnya permasalahan ini dapat diatasi, salah satunya yaitu dengan memberikan jaminan kualitas dan halal di sektor industri bahan pangan. Namun untuk mengetahui apakah suatu produk tersebut terjamin kualitas dan kehalalannya, diperlukan pengecekan terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Mari kita simak di penjelasan berikut! Cara Mengecek Makanan BPOM Industri bahan pangan erat kaitannya dengan mutu produk, dengan lulusnya uji standar dan persyaratan keamanan maka produk tersebut sudah terjamin kualitasnya. Baca juga:  Simak Tips Cake Anti Gagal Berikut Ini! Dan salah satu cara untuk mengetahui kualitas suatu produk yaitu dengan lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lalu bagaimana cara mengetahui apakah suatu produk makanan terjamin kualitas dan melalui BPOM? Berikut cara mengecek makanan BPOM dan halal: 1. Melalui Situs Resmi Pertama, kunjungi situs https://cekbpom.pom.go.id/ Kedua, masukan nomor registrasi yang terdapat pada kemasan makanan pada kolom pencarian dengan urutan “Cari Berdasarkan” kemudian “Nomor Registrasi” lalu “Kata Kunci” Ketiga, setelah memasukkan nomor registrasi, klik “Cari” Terakhir, tunggu sebentar dan Anda akan diperlihatkan tampilan informasi terkait produk makanan tersebut. 2. Melalui Aplikasi Cek BPOM  Pertama, silahkan Anda unduh aplikasi Cek BPOM di ponsel Kedua, kemudian buka aplikasi tersebut dan masuk ke halaman utama Ketiga, klik “Nomor Registrasi” selanjutnya masukkan nomor registrasi yang tertera pada kemasan makanan Terakhir, Anda akan diperlihatkan tampilan informasi mengenai produk makanan tersebut. Cara Mengecek Industri Bahan Pangan yang Mengantongi Sertifikat Halal Selain BPOM, Anda juga bisa langsung mengecek kehalalan suatu produk melalui situs MUI. Lalu, bagaimana caranya? Simak langkah-langkah berikut ini:  Akses browser di ponsel, lalu kunjungi halalmui.org Selanjutnya, di kolom pertama, langsung pilih nama produk atau bisa juga langsung nama produsen dan nomor sertifikat Kemudian, masukkan data tersebut Klik tombol “cari” Data produk yang Anda ingin ketahui segera tampil pada layar Demikian cara mengecek makanan BPOM dan halal, Anda dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi maupun aplikasi. Setelah mengetahui kualitas atau mutu produk makanan dan kehalalannya, Anda tidak perlu khawatir lagi. Banyak industri bahan pangan melakukan pendaftaran BPOM supaya dapat memberikan informasi bahwa produk yang mereka produksi merupakan produk yang berkualitas dan halal. Dan salah satu industri bahan pangan yang selalu mendaftarkan setiap produk makanannya yaitu Global Solusi Ingredia (GSI). Apa itu GSI? GSI merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan pangan dan juga industri non bahan pangan. Produk-produk industri bahan pangan yang diproduksi oleh GSI yaitu berupa bahan-bahan untuk membuat makanan. Produk-produk bahan makanan tersebut diantaranya,  emulsifier  atau zat pengemulsi makanan, coklat, pewarna makanan, perasa makanan, vitamin, enzim, minyak dan lemak, minyak esensial, pemanis, dan lain-lain. Semua produk bahan pembuat makanan ini berasal dari bahan alami dan aman untuk dikonsumsi. Baca juga:  Macam-Macam Base Cake Ultah GSI telah mendaftarkan setiap produknya melalui BPOM, ini berarti bahwa setiap produk GSI telah dapat dipakai sebagai bahan pembuat makanan. Selain terjamin kualitasnya, produk GSI juga telah mendapatkan sertifikat halal sehingga tidak perlu ragu lagi untuk memakainya. Maka dari itu, silahkan Anda gunakan produk GSI ini sebagai bahan pembuat makanan baik untuk konsumsi pribadi dan keluarga maupun untuk bisnis kuliner. Jika Anda penasaran dengan produk dan juga cara pemesanan, berikut link yang bisa Anda klik untuk memperoleh informasi lebih lanjut: https://globalsolusiingredia.com/product/ Demikian penjelasan mengenai cara mengecek makanan BPOM dan halal pada sektor industri bahan pangan. Semoga bermanfaat.

Jumat, 08 Juli 2022 - 00:04

Dalam membuat kue, diperlukan ketelitian serta keterampilan yang baik. Meskipun sebagian orang masih menganggap bahwa proses memasak ataupun membuat makanan adalah hal yang mudah, namun tidak boleh salah karena ternyata ‘gampang-gampang susah’,  lho!  Jika kita tidak memahami tekniknya, atau salah memilih bahan yang akan dicampurkan, bisa jadi kue yang ingin dibuat tidak akan berhasil. Jika Anda ingin belajar membuat kue atau cake, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar tidak gagal. Yuk, langsung saja simak beberapa tips cake anti gagal dan mudah untuk diaplikasikan berikut ini! Tips Memilih Bahan Baku Hal paling utama dari kegagalan  cake  yang dibuat adalah berasal dari pemilihan bahan baku yang kurang sesuai. Untuk menghindari hal tersebut agar tidak terjadi, maka kamu perlu mengetahui bahan-bahan apa saja yang harus kamu pilih sesuai dengan kebutuhan cake yang akan dibuat. Baca juga:  Yuk, Kenali Istilah Penting dalam Dunia Baking! Misalnya, dalam memilih tepung terigu. Dalam membuat  cake , dikenal adanya tiga tingkatan protein dalam tepung terigu. Yakni terigu dengan protein rendah, protein sedang, dan protein tinggi. Penggunaan Tepung Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi Jika Anda ingin membuat adonan yang elastis dan kenyal, maka Anda dapat memilih tepung terigu dengan protein tinggi. Namun terdapat kelemahan dari tepung terigu protein tinggi, yakni olahannya yang mudah untuk basi. Di samping itu, tepung terigu protein sedang dapat dipilih apabila Anda ingin membuat adonan yang memiliki tekstur lembut dan mengembang. Tepung jenis ini dikenal juga sebagai terigu yang dapat digunakan oleh banyak jenis makanan karena kandungan proteinnya yang cenderung lebih aman. Sedangkan untuk membuat kue yang bertekstur renyah, Anda dapat menggunakan tepung terigu protein rendah. Jenis tepung terigu ini cenderung lebih awet dan tahan lama jika disimpan di tempat yang kering. Penggunaan Telur Ketika ingin membuat kue yang kering juga perlu memperhatikan bagian telur mana yang harus digunakan. Nah, agar kue kering bertekstur sempurna, Anda dapat menggunakan kuning telurnya saja. Namun, penambahan putih telur juga lazim ditemui pada beberapa kue kering tetapi dengan jumlah yang tidak melebihi kuning telurnya. Serta, pastikan telur berada dalam kondisi suhu ruang agar tidak merusak struktur adonan kue yang dibuat. Takaran Gula Selain itu, bahan baku lain yang juga berpengaruh besar terhadap berhasil atau gagalnya proses pembuatan cake adalah gula. Pemilihan gula yang kurang tepat akan berakibat pada hasil adonan kue yang tidak bagus. Ada beberapa jenis gula yang umum dipilih untuk membuat kue. Seperti gula pasir yang memiliki tekstur lebih kasar, gula castor yang terlihat seperti gula pasir namun lebih cepat larut karena teksturnya lebih halus, kemudian gula jawa yang berwarna cokelat atau biasa disebut dengan palm sugar yang banyak digunakan untuk membuat kue  muffin  maupun  brownies . Tips Mengaduk dan Memasak Adonan Setelah memahami tips cake anti gagal dalam hal pemilihan bahan, Anda juga harus mengetahui bahwa terkadang kegagalan  cake  tersebut adalah disebabkan oleh teknik mengaduk dan memasak adonan yang kurang tepat. Baca juga:  Macam-Macam Base Cake Ultah Untuk penggunaan mixer dalam mengocok adonan, terlebih dahulu dapat dimulai dengan kecepatan yang rendah kemudian dinaikan ke kecepatan tinggi. Lalu ketika memanggang adonan, oven harus dipanaskan selama 10 menit terlebih dulu sebelum adonan dimasukkan. Hal-hal sederhana dalam membuat  cake  terkadang menjadi fatal apabila tidak diperhatikan dengan teliti. Maka dari itu, baik dalam teknik ataupun memilih bahan adonan, pastikan semuanya diperhatikan secara saksama. Untuk membantu Anda dalam menemukan bahan adonan dengan mudah, Global Solusi Ingredia hadir sebagai perusahaan anyar di Indonesia yang menyediakan bahan baku pangan. Anda dapat berkunjung langsung ke website-nya untuk menemukan produk yang dibutuhkan!

Contact Us

Contact Us