BLOGS

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:18

Manfaat whipped cream yang paling utama adalah untuk menghias dessert. Sayangnya, banyak orang yang justru menghindari bahan ini karena dianggap bisa bikin gemuk karena kandungan lemak di dalamnya. Padahal nyatanya hal tersebut salah kaprah dan tidak benar. Whipped cream merupakan bahan yang mengandung sedikit lemak sehingga tidak membuat pengonsumsinya menjadi gemuk. Manfaat Whipped Cream Yang Harus Anda Tahu Selain untuk menghiasi dessert, nyatanya masih banyak manfaat yang Anda dapat dari bahan tambahan untuk kue ini. Terutama untuk kesehatan tubuh. Ingin tahu manfaatnya apa saja? Berikut kami rangkumkan beberapa manfaat mengonsumsi whipped cream bagi kesehatan tubuh : Menambah energi Manfaat whipped cream selain untuk menghiasi dessert adalah sebagai tambahan untuk menambah energi yang sangat baik. Hal tersebut karena kandungan kalori yang dimiliki bahan ini. Baca juga:  Non Dairy Krimer, Campuran Minuman Hangat yang Nikmat Bayangkan saja, whipped cream memiliki kandungan kalori yang mencapai  455 kkal. Bagi yang kehilangan energi karena beraktivitas, Anda bisa menambah whipped cream di salad buah yang sedang dimakan saat itu. Solusi berat badan Bagi yang sedang masa diet untuk menurunkan berat badan, mulai sekarang nggak perlu menghindari bahan whipped cream lagi. Pasalnya bahan ini memang nggak membuat berat badan jadi naik. Lemak yang tersimpan di dalam whipped cream memang tidak sebanyak bahan heavy cream. Jadi tergolong sangat aman dikonsumsi ketika sedang diet. Tapi tetap saja perlu mengontrol konsumsi bahan ini terlebih dahulu. Membantu menjaga kesehatan tulang Hampir semua produk susu selalu memiliki  kalsium yang tinggi. Bahan tersebut sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Whipped cream termasuk produk yang memiliki kandungan susu tinggi. Sehingga manfaat whipped cream selanjutnya pasti berhubungan dengan kesehatan tulang pengonsumsinya. Selain tinggi kalsium, whipped cream juga punya kandungan vitamin K yang mampu mengurangi masalah pada tulang.  Diantaranya fraktur tulang hingga osteoporosis. Kombinasi mineral dan vitamin di dalam whipped cream juga bagus untuk kesehatan gusi dan gigi.  Mengurangi stres Semua orang pasti sering merasa stress berat karena suatu hal, entah pekerjaan atau rumah tangga. Mereka pasti punya cara berbeda untuk menghilangkan rasa stress dalam dirinya tersebut. Tak jarang banyak yang menghilangkan stress dengan makan dessert yang bagian atasnya ada whipped cream. Akhirnya, stress mulai reda di setiap gigitan dessert. Hal tersebut memang benar adanya. Pasalnya manfaat whipped cream memang bisa untuk menghilangkan stress. Bahan ini memiliki kandungan asam pantotenat yang dapat memproduksi hormon tertentu.  Di mana hormon tersebut membuatmu menjadi lebih rileks. Meskipun bisa membuat seseorang lebih tenang dan tidak gampang stress, tetap saja jangan terlalu banyak dikonsumsi karena tidak baik. Menjadi super makanan untuk otak Setiap organ pada manusia membutuhkan makanan, termasuk otak. Menjadi pusatnya aktivitas tubuh, otak manusia membutuhkan makanan sehat agar kinerjanya jadi optimal. Anda bisa memberikan beberapa makanan penting untuk otak, termasuk memanfaatkan manfaat whipped cream. Diantara kandungan penting bagi otak seperti folat, vitamin B2 hingga fosfor. Folat adalah senyawa yang baik untuk kesehatan otak. Begitu juga dengan vitamin B2 dan juga fosfor yang merupakan kombinasi sempurna untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan saraf. Baca juga:  Berikut Pewarna Biru Alami Yang Paling Sering Digunakan   Semua zat yang dibutuhkan otak tersebut bisa didapatkan di whipped cream. Jika mengkonsumsi bahan ini secara rutin, bisa dipastikan kesehatan otak menjadi terjaga dan akhirnya dapat bekerja dengan baik. Manfaat whipped cream memang lumayan kompleks karena bukan untuk sekedar penghias dessert saja. Bagi Anda yang membutuhkan whipped cream bisa mendapatkan produknya di Global Solusi Ingredia dengan harga terjangkau. Tak hanya itu saja, produk GSI telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Pun, sudah lolos BPOM RI, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi.

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:16

Agar makanan yang dikonsumsi terlihat lebih menarik, pewarna biru alami pada kue kerap digunakan. Biasanya warna biru ini sering digunakan untuk  pancake ,  cake , atau juga  frosting .  Di sekitar kita, ternyata ada beberapa makanan alami yang memberi warna biru alami. Tentunya selain mengandalkan warna buatan yang lumayan beresiko. Umumnya pewarna alami ini punya kandungan polifenol yang banyak dijumpai di sayur atau buah-buahan.  Hal tersebut sesuai dengan pernyataan yang dikutip dari jurnal “Natural Food Colouring: A Healthier Alternative to Artificial Food Colouring” (2013) yang ditulis oleh M. Y. Kamatar. Banyak sekali pewarna biru alami yang bisa digunakan. Bagi yang penasaran, berikut beberapa pewarna asli yang dapat digunakan untuk membuat makanan menjadi biru : Bunga telang   Berdasarkan laman instructables.com, banyak makanan tradisional dari Asia Timur yang menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami untuk membuat menu makanan tertentu. Butterfly pea flower  atau yang dikenal dengan nama bunga telang tersebut merupakan pewarna alami yang biasanya dikeringkan untuk minuman teh.  Baca juga:  Ini Dia 3 Parameter Kualitas Cokelat Terbaik Banyak sekali makanan yang menggunakan bahan pewarna alami biru ini. Misalnya pulut tai tai dari Malaysia yang terbuat dari ketan campur santan dan daun pandan yang kemudian diberi tambahan warna biru bunga telang. Selain itu ada juga chord ladda yang merupakan pangsit basah khas Thailand yang memiliki bentuk bunga. Di mana makanan ini juga membutuhkan warna biru alami yang diambil dari bunga telang.  Di Indonesia, bunga telang sering dikeringkan yang selanjutnya diseduh. Dari seduhan tersebut, jadilah teh bunga telang yang sangat harum dan punya kandungan bagus untuk tubuh.   Kubis merah   Kubis memang identik dengan warna putih kehijauan. Namun ternyata ada juga kubis berwarna ungu yang punya tampilan warna berbeda. Kubis yang dikenal dengan sebutan  red cabbage  ini bagian sarinya mampu menghasilkan warna biru pekat.  Hanya saja untuk mendapat warna tersebut memang butuh trik khusus yang tidak sembarang orang bisa mendapatkannya. Diambil dari laman The Spruce Eats, berikut teknik membuat warna biru alami  red cabbage :  ●     Langkah pertama mengolah pewarna alami biru ini, kamu bisa memotong 1/4 bagian kubis yang telah dibersihkan. ●     Potongan kubis tersebut silahkan ditaruh dii teflon dengan satu cup air. ●     Masak kubis hingga benar-benar mendidih. ●     Kecilkan api untuk memasak dan masak kubis kembali setidaknya selama 20 menit. ●     Jika kubis sudah mulai matang, saring air untuk merebus kubis agar tidak ada irisan kubis yang tersisa di bagian teflon tersebut. ●     Sampai di proses ini, biasanya warna kubis yang dihasilkan memang masih ungu. ●     Campurkan dengan sedikit teh baking soda agar mengubah warnanya menjadi biru. ●     Kemudian rebus lagi hingga air setidaknya berkurang sampai 1/2 atau lebih agar hasil warna birunya lebih intens. ●     Berikutnya dinginkan air rebusan tersebut. ●     Barulah selanjutnya pakai untuk mewarnai makanan yang Anda inginkan. Ingat, warna biru yang dihasilkan dari pewarna alami biru  red cabbage  ini dapat kembali jadi ungu jika bahannya kena asam. Artinya, kamu harus mengurangi bahan yang mengandung asam saat membuat makanan.  Baca juga:  3 Tips Jitu Agar Permukaan Bolu Mulus Cornflower biru   Bunga ini juga sering dipakai untuk pewarna alami untuk warna biru. Bunganya dapat langsung dimakan atau ditambah ke salad atau garnish. Rasanya cenderung lebih lembut seperti rumput. Bagi yang membutuhkan pewarna alami biru, Global Solusi Ingredia juga menyediakan beberapa produk unggulan. Selain lebih aman, Anda tidak perlu membuat pewarna alami dari nol. Karena bisa langsung pakai produknya saja. Langsung saja hubungi nomor yang telah tertera pada website. Cek juga produk lain yang tersedia, mulai dari minyak antioksidan, vitamin, pengawet makanan, dan sebagainya.

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:15

Konsumsi cokelat pada berbagai macam produk olahan makanan memang sudah tidak asing lagi. Namun beberapa orang, terutama para pemula, seringkali masih merasa kebingungan mengenai bagaimana cara memilih cokelat yang terbaik dan yang paling cocok untuk digunakan pada bahan makanannya. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk melihat bagaimana kualitas suatu cokelat adalah dengan membandingkannya dalam indikator parameter kualitas cokelat. Dikarenakan jenis cokelat sangat beragam dan merk produk cokelat yang dijual di pasaran juga sangat bervariasi, terkadang kita merasa terkecoh ketika membandingkan cokelat. Oleh sebab itulah, melihat parameter kualitas cokelat menjadi salah satu solusi atau jalan keluar untuk Anda yang kesulitan untuk menemukan cokelat yang sesuai dengan keinginan. Nah, berikut ini ada 3 parameter kualitas cokelat yang paling utama untuk Anda cermati, yuk simak! Aroma Coklat Parameter pertama yang dapat Anda gunakan saat memilih produk cokelat yang berkualitas adalah dari segi aroma cokelat tersebut. Anda dapat mencium aroma cokelat dan mengidentifikasi apakah aroma tersebut terlalu menyengat, terkesan berbau manis gula, atau kurang tercium aromanya. Biasanya perbedaan aroma ini juga mengindikasikan kandungan apa yang terdapat di dalam produk cokelat. Apakah cokelat ini murni atau terlalu banyak campurannya. Baca juga:  3 Tips Jitu Agar Permukaan Bolu Mulus Secara umum, aroma cokelat sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti; tingkat kepadatan biji kakao, komposisi dan struktur gula, dan juga persebaran distribusi partikel zat kimia. Adapun pembentukan aroma dari produk cokelat dimulai secara alami seiring dengan teknik pengolahan dan penanganan pasca panen sampai dengan ke proses fermentasi, filterisasi, dan pengemasan. 2.  Tampilan Coklat Parameter kedua yang dapat Anda pertimbangkan untuk mengecek kualitas cokelat adalah dari segi tampilan atau  appearance  dari cokelat. Adapun beberapa indikator dalam parameter ini adalah menyangkut warna dari produk cokelat, tingkat kilap ( glossiness,  bentuk permukaan atau  roughness.  Secara umum, cokelat yang memiliki kualitas baik biasanya tampilannya lebih mengkilap dan warnanya lebih gelap. Kemudian dari segi tampilan juga tidak terdapat gelembung atau buih-buih yang mengganggu. Bercak putih juga tidak akan ditemukan pada cokelat yang berkualitas tinggi. 3.  Tekstur dan Tingkat  Hardness  Coklat Parameter berikutnya yang menunjukkan bahwa cokelat tersebut berkualitas tinggi adalah dapat dilihat dari segi tekstur dan tingkat kekerasan atau  hardness  dari cokelat. Ciri cokelat yang memiliki kualitas bagus adalah munculnya kesan bunyi khas seperti ‘snap’ atau ‘crack’ ketika dipatahkan. Teksturnya kokoh tidak rapuh, namun bukan ‘alot’. Sehingga memang tingkat  hardness nya adalah menunjukkan kekokohan susunan partikel cokelat yang kaya nutrisi. Baca juga:  Ini Dia 3 Faktor Utama Penyebab Kue Bantet Adapun, tingkat  hardness  dari cokelat menurut salah satu peneliti bernama Afoakwa, disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut adalah seperti kandungan kadar lemak, kadar air yang terkandung, ukuran dari partikel cokelat, serta tingkat  tempering.  Kemudian, jika partikel dalam cokelat memiliki ukuran yang lebih kecil, maka akan menghasilkan lebih banyak interaksi antar partikel di dalam cokelat sehingga pada akhirnya menciptakan cokelat dengan tingkat kekerasan yang lebih tinggi. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang cokelat atau bahan pangan lainnya, silakan terus mengikuti update terbaru dari website PT Global Solusi Ingredia. Perusahaan yang bermarkas di Kuala Lumpur ini telah bermitra dengan banyak penyedia bahan-bahan makanan terpercaya dari berbagai benua di dunia. Sehingga dapat menjadi referensi Anda dalam memilih bahan makanan berkualitas.  

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:10

Banyak hal yang sangat menyebalkan ketika kita sedang membuat kue bolu. Salah satunya dalam tekstur kue. Kue bolu dengan permukaan yang tidak halus tentu tidak diinginkan. Karena kecantikan dari kue sedikit berkurang. Selain itu, jika permukaan bolu tidak mulus maka akan menyulitkan proses menghiasnya seperti penambahan krim. Jika kamu tidak ingin bolu kamu memiliki permukaan kasar, berikut ini adalah 3 tips agar permukaan bolu mulus yang dapat kamu coba! 1. Lakukan Pengocokan (mixer) dengan Tingkat Kecepatan Rendah Salah satu tips jitu yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan hasil kue bolu dengan permukaan yang halus adalah dengan memperhatikan teknik mixer. Jangan mengocok adonan kue dengan tingkat kecepatan mixer yang tinggi, justru kocoklah adonan kue bolu dengan tingkat kecepatan mixer yang rendah.  Hal ini dipercaya akan dapat menciptakan adonan bolu yang lebih lembut dan hasil akhir kue yang mulus di bagian permukaannya. Baca juga:  Ini Dia 3 Faktor Utama Penyebab Kue Bantet Misalnya dalam alat mixer kamu memiliki skala antara 1 sampai 5, maka kamu dapat menggunakan tingkat kecepatan di angka 2 sampai dengan 3. Dalam skala angka ini, adonan kamu akan membentuk hasil yang  soft peak . Hasil  soft peak  ini selain membuat permukaan adonan lebih halus juga menghindari permukaan adonan menjadi cekung. Ketika permukaan kue bolu halus dan lembut tentu tidak akan mudah retak. 2. Meratakan Permukaan Adonan sebelum Dipanggang Setelah kamu memperhatikan teknik mixer dengan saksama dan mempraktikkannya, tips  berikutnya adalah dalam hal pemanggangan. Hasil adonan yang telah selesai dikocok tidak boleh didiamkan terlalu lama, sebab hal tersebut akan menimbulkan ketidakseimbangan udara di dalam adonan dengan di ruangan. Kemudian kondisi tersebut akan memicu adonan menjadi bantat atau tidak mengembang sebagaimana mestinya. Trik untuk membuat adonan kue bolu berhasil adalah segera memasukkan adonan ke Loyang setelah selesai dikocok. Kemudian setelah seluruh adonan masuk ke loyang, kamu dapat meratakan adonan tersebut sebelum dimasukkan ke dalam oven atau pemanggang kue. Cara meratakan permukaan adonan adalah dapat dengan bantuan spatula dan diratakan oleh tangan dengan satu arah. Atau dapat juga dengan cara diketuk-ketuk secara perlahan ke meja masak. Teknik mengetuk loyang ini selain berfungsi meratakan permukaan adonan juga berfungsi untuk mengeluarkan udara berlebihan di dalam adonan sehingga tidak terlalu bergelembung. 3.   Perhatikan Suhu dan Waktu Memanggang Hal berikutnya yang penting sekali untuk diperhatikan adalah dalam teknik memanggang. Proses pemanggangan kue bolu merupakan tahapan akhir dari pemasakan adonan kue menjadi kue bolu yang matang. Sehingga jangan sampai adonan bolu menjadi gagal di tahapan akhir ini. Kegagalan berat maupun kegagalan ringan tentu akan membuat kesal. Salah satu kegagalan yang menyebalkan adalah ketika permukaan bolu menjadi pecah dan tidak halus. Baca juga:  Non Dairy Krimer, Campuran Minuman Hangat yang Nikmat Untuk itu, jika kamu menginginkan permukaan kue bolu yang halus dan lembut maka Anda harus mengatur suhu panggang yang sesuai. Suhu tidak boleh terlalu tinggi, karena kue bolu akan cepat mengering dan pecah-pecah seperti retakan nantinya. Suhu juga tidak boleh terlalu rendah, karena bolu dikhawatirkan lama untuk mengembang dan akhirnya gagal. Maka suhu yang sedang dengan waktu pemanggangan yang tepat adalah pilihan yang benar. Agar permukaan bolu mulus dan teksturnya bagus, Anda juga harus memilih bahan yang benar-benar berkualitas. Nah, bahan-bahan tersebut dapat Anda peroleh di Global Solusi Ingredia. Apabila Anda memproduksi bolu dalam jumlah besar, GSI siap untuk memasok bahan produksinya. Silakan hubungi saja nomor yang tertera dan dapatkan kualitas bahan internasional yang akan mendukung proses produksi menjadi semakin optimal.

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:07

Membuat kue memang sangat menyenangkan. Selain bisa berkreasi sesuka hati, sesi memakan kue adalah yang sangat ditunggu-tunggu. Namun tentu akan sangat mengecewakan ketika sesi yang ditunggu tersebut tidaklah berjalan sesuai dengan ekspektasi karena kue yang telah diolah ternyata bantet. Oleh sebab itu, kamu perlu tahu apa sebenarnya penyebab kue bantet. Nah, berikut ini adalah 3 faktor utama penyebab kue bantet yang harus Anda hindari: Bahan-bahan Kue dalam Suhu Kulkas (dingin) Tidak dapat dipungkiri bahwa kulkas atau lemari pendingin merupakan fasilitas dapur yang layaknya kita gunakan untuk menyimpan berbagai bahan makanan termasuk bahan-bahan kue. Kita selalu menyimpan telur, margarin atau bahkan terkadang gula pasir ke dalam kulkas agar tidak dihampiri semut yang mengganggu. Nah, ternyata ini merupakan salah satu faktor utama penyebab kue menjadi bantet  lho! Baca juga:  Non Dairy Krimer, Campuran Minuman Hangat yang Nikmat Oleh sebab itu sebelum kamu membuat kue, baiknya ambil dulu bahan-bahan yang ingin digunakan lalu sisihkan di luar lemari pendingin. Biarkan suhunya menjadi normal seperti suhu ruangan. Setelah itu barulah kamu dapat menggunakannya sebagai bahan untuk membuat berbagai macam jenis dan variasi kue. Bahan-bahan kue dengan suhu ruang akan lebih mudah untuk tercampur rata ketika dikocok atau diaduk. Selain itu juga akan lebih cepat mengembang ketika diberi zat pangan pengembang. Pilih Bahan Pengembang yang Tepat Kesalahan berikutnya yang sering sekali terjadi di kalangan orang-orang yang pemula dalam pembuatan kue ( baking ), adalah pemilihan bahan pengembang yang tidak tepat. Jika Anda sudah mengeluarkan bahan untuk membuat kue dari kulkas, lalu mendiamkannya sampai suhu stabil ke suhu ruang, namun setelah matang kue masih saja bantet maka salah satu penyebabnya mungkin dari kesalahan bahan pengembang yang Anda pilih. Pada dasarnya, untuk membuat kue banyak sekali aneka ragam bahan pengembang yang bisa kamu pilih. Sebagai contohnya, bahan pengembang kue yang dipanggang tentu berbeda dengan bahan pengembang kue yang dikukus. Berbeda pula dengan bahan pengembang kue yang digoreng. Untuk itu, perlu membaca kegunaan bahan pengembang secara lebih cermat sebelum membeli dan menggunakan bahan pengembang untuk membuat kue yang Anda inginkan. Baca juga:  3 Ide Cake Kekinian untuk berjualan Proses Pemanggangan (memasak) yang Kurang Tepat Faktor berikutnya yang sangat fatal ketika sedang membuat kue sehingga menyebabkan kue menjadi bantet atau bahkan terkesan keras adalah proses pemanggangannya yang kurang tepat. Tentu akan sangat membuat hati kesal saat dari awal persiapan bahan sudah dikeluarkan dari kulkas, disamakan dengan suhu ruang, kemudian diaduk atau dikocok dengan pemilihan bahan pengembang yang tepat, namun ketika dipanggang hasilnya menjadi bantet. Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus lebih teliti untuk menggunakan alat masak kue. Misalnya kue tersebut dipanggang, maka pastikan suhu pemanggang atau suhu oven sudah dalam panas yang sesuai. Jika menggunakan oven listrik tentu akan lebih mudah menentukan suhu dan waktu yang diinginkan. Namun, jika menggunakan oven tangkring, maka harus lebih teliti dalam mengatur besarnya api. Selain itu, jika kue yang Anda buat dikukus, maka pastikan tidak ada air yang menetes ke permukaan kue. Untuk tips dan konsultasi secara menyeluruh mengenai pemilihan bahan pembuat kue dan dimana tempat untuk membelinya? Anda dapat menghubungi langsung PT Global Solusi Ingredia. Perusahaan yang bermarkas di Kuala Lumpur ini sudah berjejaring dengan berbagai mitra penyedia bahan makanan dan kue yang akan berguna untuk kamu.

Kamis, 07 Juli 2022 - 23:06

Apakah Anda adalah seorang pecinta minuman hangat? Tentu, meminum secangkir teh atau kopi pasti menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menenangkan. Agar lebih nikmat saat menyeruput minuman hangat, penambahan krimer menjadi salah satu cara yang tepat.  Baik krimer bubuk maupun krimer cair memang banyak digunakan orang sebagai bahan tambahan pada berbagai minuman. Penambahan krimer ini biasanya bertujuan untuk menciptakan kekentalan tertentu atau cita rasa yang lebih  creamy  dan lembut. Terdapat berbagai macam pilihan krimer terlepas dari jenis cair atau bubuk. Pilihan krimer tersebut akan banyak kamu temukan di pasaran dengan berbagai macam merk. Selain merk yang menyediakan krimer beragam, Anda juga dapat memilih ragam olahan krimer yang sesuai dengan keinginanmu. Ada dua jenis olahan krimer, yang pertama adalah Dairy Krimer (krimer susu) dan Non Dairy Krimer (krimer non susu/krimer nabati). Dalam artikel kali ini akan lebih dibahas mengenai Non Dairy Krimer. Baca juga:  Kreasi Olahan Jelly Kekinian yang bisa Dicoba di Rumah Apa itu Non Dairy Krimer? Seperti namanya, Non Dairy Krimer berarti krimer yang tidak mengandung susu atau protein hewani. Namun perlu dipahami pula bahwa krimer sendiri sebetulnya bukan sebuah susu yang murni, krimer hanyalah pengganti susu. Sehingga meskipun krimer tersebut adalah Dairy Krimer (krimer susu), namun tetap fungsinya tidak dapat menggantikan peran susu bubuk. Berbicara soal penggunaan krimer sendiri, mulai dikenal pertama kali pada sekitar tahun 1950 an hingga sampai akhirnya kini meluas dan banyak dipakai dimana-mana. Untuk Non Dairy Krimer, ia dikenal sebagai produk pengemulsi lemak dan air. Produk ini dibuat dari olahan minyak nabati yang melalui proses hidrogenasi parsial dengan diberikan tambahan dari zat-zat bahan pangan. Untuk harganya sendiri, krimer memiliki harga yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga susu sapi. Terdapat perbedaan harga sampai dengan sekitar 25% di antara kedua produk. Namun penggunaan krimer berlebihan akan menyebabkan gangguan terhadap kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, sampai dengan penyumbatan arteri dikarenakan lemak trans dari hasil proses hidrogenasi parsial. Kandungan Non Dairy Krimer Selain kandungan utamanya berupa minyak nabati yang diproses dengan hodrigenasi parsial, terdapat kandungan lainnya dari Non Dairy Krimer. Kandungan tersebut adalah berupa; sirup jagung padat; dipotassium fosfat (sebagai bahan pengental); monogliserida dan digliseride (berfungsi sebagai pengemulsi), dan lemak nabati. Kemudian, dalam setiap 1 sendok teh krimer dapat terhitung ada 11 kalori, lemak sebanyak 0,71 gram, karbohidrat dalam jumlah 1,1 gram, protein sebanyak 0,1 gram, sodium sebanyak 4 mg, serta kalium dalam jumlah 16 mg. Baca juga:  Manfaat Susu Skim Ternyata Sangat Besar, Yuk, Konsumsi Sekarang Tips Memilih Non Dairy Krimer Untuk kamu yang senang mengkonsumsi krimer, ketika membeli krimer harus lebih diperhatikan jenis krimer yang tertera pada kemasan. Apakah itu Non Dairy Krimer atau Krimer Dairy. Ketika pada akhirnya kamu menjatuhkan pilihan pada Non Dairy Krimer karena kamu alergi protein susu, pastikan pula bahwa kandungannya bebas kasein. Karena terkadang meskipun dibuat tanpa susu, krimer non dairy masih mengandung kasein yang dapat memicu reaksi alergi terhadap orang-orang yang memiliki alergi terhadap susu. Jika Anda membutuhkan krimer dengan kualitas terbaik, maka andalkan Global Solusi Ingredia/ Produk-produknya memiliki standarisasi internasional. Sehingga, sudah sejak lama menjadi pemasok bahan pangan di dunia Internasional. Segera hubungi nomor yang tertera pada website resminya untuk pemesanan dalam partai besar maupun kecil.

Contact Us

Contact Us